Sabtu, 09 November 2013

RPP IPS Terpadu

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
” IPS TERPADU ”
1. Amin Sinarjo                                 NIM F31111008
2. Desi Ratnasari                              NIM F31111067
3. Usman                                             NIM F31111024
4. Sri Mulyati                                     NIM F31111023
5. Selly Larita Riandi                       NIM F31111019
DISUSUN OLEH











FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
TAHUN 2013
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


1.      Identitas Mata Pelajaran
SatuanPendidikan       : Sekolah (SMP)
Kelas/Semester             : VII (1 dan 2)
Program/Keahlian       : IPA
Mata Pelajaran            : IPS TERPADU
Tema                             : Proses Kedatangan Bangsa Asing dan Pengaruh
   Pengaruhnya di Indonesia.
JumlahPertemuan          : 1 x 15
                                          
2.      Standar Kompetensi
1. interaksi social.
2. Perkembangan masyrakat pada masa hindu-budha, islam dan pemerintah colonial.
3. Kegiatan dan pokok-pokok ekonomi.

3.      Kompetensi Dasar
Ditentukan dalam silabus;
2.4. Menguraikan proses interasi social.
5.1. Mendiskripsikan perkembanngan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa hindu-budha serta peninggalan-peninggalanya.
5.2. Mendiskripsikan perkembangan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa islam di Indonesia serta peninggalan-peninggalanya.
5.3. Mendiskripsikan perkembangan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa pemerintahan kolonial Eropa.
6.2. Mendiskripsikan kegiatan pokok ekonomi, yang meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi barang/jasa.
4.      Indikator Pencapaian Kompetensi
a.       Menjelaskan tujuan dan hubungan antara kedatangan bangsa asing dengan persebaran agama di Indonesia berdasarkan rentang waktu kedatangan mereka ke tanah air.
b.      Menjelaskan perkembangan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa hindu-budha serta peningalan-peningalanya.
c.       Menjelaskan perkembangan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa islam di Indonesia serta peningalan-peningalanya.
d.      Mendiskripsikan pengaruh ekonomi yang diakibatkan oleh kedatangan bangsa asing di Indonesia.
5.   Tujuan Pembelajaran
     a. Siswa dapat menyebutkan tujuan dan pengaruhnya kedatangannya terhadap persebaran agama di Indonesia.
            b. Siswa dapat menyebutkan proses interaksi-interaksi social yang terjadi dari kedatangan bangsa asing diindonesia.
            c. Siawa dapat menjelaskan pengaruh dan dampak kedatangan bangsa asing diindonesia dalam bidang ekonomi.
6.   Indikator                 
a. Kognitif : siswa/siswi  dapat menjelaskan kerajaan-kerajaan yang berkembang pada saat itu serta pengarunya terhadap social,budaya dan ekonomi.
b. Afektif: berani mengajukan klarifikasi, intruksi, pertanyaaan, sanggahan, dari hasil investigasi individu dalam kegiatan pembelajaran tentang datangnya bagsa asing dan pengaruh-pengaruhnya diindonesi.
c. Fisikomotor: kemampuan bertindak dan berkolaborasi serta bereksplorasi sesuai dengan materi pembelajaran.
7.   Materi Ajar                             
A. Sistematika pencapaian kompetensi.
1. proses masuknya agama hindu budha di Indonesia.
2. proses masuk dan berkembangnya agama islam di Indonesia.
3. pengaruh kedatangan bangsa asing terhadap social, budaya dan ekonomi.
B. Lampiran materi ajar.
PROSES KEDATANGAN BANGSA ASIANG DAN
PENGARUH-PENGARUHNYA DI INDONESIA
A.    PROSES MASUKNYA AGAMA HINDU-BUDHA DI INDONESIA
Masunya agama hindu budha di Indonesia di pengaruhi oleh beberapa factor, salah satunya adalah letak geografis wilayah Indonesia yang strategis, sehigga jadi jalur perdagangan (darat dan laut) dari asia timur hususnya cina dan beberapa Negara asia selatan seperti india hingga kawasan asia barat. Akan tetapi pada perkembangan selanjutnya pola perdagangan lebih memilih jalur laut karena tidak memiliki banyak gangguan keamanan akaibat manusia dan alam disbandingkan jalur darat, kondisi tersebut menyebabkan semakin ramainya jalur perdagangan melalui laut, sehigga beberapa daerah pantai di pulau Sumatra dan sekitarnya menjadi baandar atau pelabuhan yang merupakan tempat bersinggah para pedagang asing sambil berdagang.
Namun seiring dengan perkembanganya peran perdagangan secara tidak langsung mempengaruhi persebaran agama hindu-budha di wilayah Indonesia. Agama hindu budha semula berkembang di india sekitar 1500 SM serta di kembangkan oleh bangsa aria (bangsa pendatang dari asia tengah) dan dravida (penduduk asli india). Agama hindu merupakan perpaduan (singkretisme) antara bangsa aria dan dravida, bangsa asia datang ke asia tengah ke lembah sungai indus (sindu) melalui celah kalibati di pegunungan hindu kust bangsa aria memiliki kepercayaan terhadap banyak dewa (politeisme), begitu juga dengan bangsa dravida yang telah memiliki kepercayaan sendiri, umat hindu memiliki kepercayaan dengan beberapa dewa yang berkaitan dengan kekuatan alam antara lain agni (dewa api), baruna (dewa laut), bayu (dewa anggin), indra (dewa perang), surya (dewa matahari), dan candra (dewa bulan). Selain dewa-dewa itu umat hindu juga mengenal kesatuan dari tiga utama diantaranya trimurti yaitu brahmana (dewa pencipta alam semesta),wisnu (dewa pemelihara alam semesta), dan siwa (dewa perusak), ajaran dan pandangan umat hindu ini salah satunya berasal dari kitab weda samhita (dipandang sebagai kitab tertua), yang memuat ajaran tertua dan tertiggi. Disamping itu juga terdapat kitab-kitab brahmana dan apanisad, kitab brahmana adalah kitab suci yang disusun oleh para pendeta yang menguraikan dan menjelaskan tentang hal-hal yamg berupa sesaji atau apacara. Isi kitab upanisad adalah ajaran tentang ketuhanan dan makna hidup, agar manusia dapat melepaskan diri dari sengsara (penderitaan) dan tercapai moksa (kebahagiaan abadi). Agama hindu mengajarkan dalam kehidupan di dunia , manusia dalam keadaan sengsara (purnabawa)sebagai akibat dari perbuatan pada masa sebelumnya (karma), manusia meninggal dunia akan berrengkarnasi (lahir kembali), sehigga kesempatan untuk memperbaiki kwalitas hidup, setelah itu dia kan mencapai moksa (lepas dari samsara dan masuk nirwana atau surga) masyrakat hindu dibedakan menjadi 4 (empat) kelas (catur warna) dan di samping empat kasta ada yang di sebut paria atau varia (gelandangan atau orang yang membuat kerugian).
Agama budha berasal dari india dan di ajarkan oleh sidaharta Gautama yang di yakini telah mencapai “budhi” (sebutan orang yang telah mendapatkan wahyu). Pada tahun 531 SM saat tiba di desa bodh gaya pada waisakha malam purnama atau sekitar bulan april-mei, sidharta Gautama memperoleh wahyu (semacam penerangan atau kesadaran hidup) yang sempurna yang menjadikan sidharta gautama menjadi buddha artinya yang di sinari, dia menyebarkan agamanya pertama kali di taman rusa di desa sarmath, dekat kota benares india. Ajaran ini berkembang pesat dan mendapat sambutan dari kalangan rakyat jelata atau kasta rendah. Ajaran budha berpedoman pada kitab suci yang di sebut tripitaka (tiga keranjang), tripitaka terdiri atas tiga himpunan, yaitu diantaranya kitab vinayapitka berisi aturan-aturan hidup dan hokum penentu cara hidup pemeluknya, kitab sutrantapitaka berisi tentang pokok-pokok atau dasar-dasar yang memberi pelajaran atau wajengan-wajengan  sang budha, kitab abditdarmapitaka berisi penjelasan-penjelasan tentang social beragama atau falsafah agama pokok-pokok ajaran budha adalah bagaimana menlenyapkan agama, memutuskan lingkaran samrata, dan mencapai xlirwana umat budha mempunyai ikrar yang di sebut trisarana, triratna, atau tridarma yang berarti tiga tempat berlindung. Menurut agama budha ada empat kebenaran utama atau catur aryasatyani, antara lain; keyakinan akan hidup itu penderitaan, penderitaan itu di sebabkanoleh hasrat atau nafsu, hasrat untuk hidup akan nafsu dapat di tindas melalui delapan jalan kebenaran yang di sebut astaridha atau astamarga, terdiri atas pandangan yang benar, penghidupan dan mata pencarian yang benar, niat atau sikap yang benar, bertingkahlaku yang benar, usaha dan daya upaya yang benar, perhatian dan ingatan yang benar, serta persemedian yang benar. Masyrakat pemeluk agama budha terdapat dua macam, yakni budha yang tetap tinggal sebagai anggota masyrakat biasa di sebut upasaka (untuk laki-laki) dan upasika (untuk perempuan), dan pemeluk budha yang meniggalkan masyrakat ramai disebut bhiksu (untuk laki-laki), dan bhiksununi (untuk perempuan). Pada awal abad masehi, setelah raja asoka di kerajaan india wafat, agama budha terpecah menjadi dua aliran, aliran besar disebut aliran hinayna dan aliran niahayana sebagai aliran kecil memiliki pandangan sesuai dengan ajaran sang budha, yakni setiap orang wajib berusaha sendiri untuk mencapai xlirwana, pengikut ajaran ini banyak terdapat di Thailand dan Myanmar. Mahayana atau aliran besar memiliki pandangan sebaiknya manusia berusaha secara bersama untuk mencapai xlirwana.
Menurut para ahli sejarah ada 4 (empat) tiri psoses masuknya agama hindu dan budha dari india ke Indonesia, antara lain; tiori kesatria di tulis dari beberapa ahli dari india seperti majumdar menjelaskan bahwa ajaran hindu-budha dilakukan oleh para kesatria yang berhasil menguasai wilayah Indonesia,  tiori brahmana ditulis oleh van leur bahwa penyebaran agama hindu-budha di Indonesia oleh para pendeta, tiori waisya ditulis oleh XL.J. krom dan dijelaskan bahwa penyebaran agama hindu-budha di Indonesia dilakukan oleh para pedagang dari india, tiori arus balik oleh G. coedes dan bosch yang menjelaskan bahwa penyebaran agama hindu-budha di Indonesia di lakukan oleh orang-orang Indonesia sendiri yang belajar dari india. Perkembangan kepercayaan hindu budha pada saat itu sangat pesat sehingga berkembanglah Kerajaan-kerajaan yang bercorak hindu budha di Indonesia diantaranya:
Ø  kerajaan kutai kerajaan ini merupakan kerajaan hindu tertua di Indonesia yang terletak di tepi sungai Mahakam Kalimantan timur, raja pertama kerajaan kutai adalah kudugga, setelah kudungga wafat ia digantikan oleh anaknya aswawarman, raja aswawarma memiliki tiga putra, namun yang menggantikanya sebagai raja dalah mulawarman, mulawarman merupakan raja yang besar dan memiliki budi pekerti, mulawarman mampu mengantarkan kerajaan kutai sebagai kerajaan besar, kedekatan dengan kaum brahmana dan rakyat. Kemuliaan mulawarman kepada rakyat dan kaum brahmana di tandai dnga memberi hadiah 1000 lembu.
Ø  Kerajaan tarumanegara diketahui berdiri sekitar abat ke 5 masehi, pusat pemerintahan kerajaan ini di perkirakan di daerah bogor, Jakarta, kerrawang. Serta wilayah kekuasaan cukup luas sekitar antara banten sampai perbatasan Cirebon, jawa barat.
Ø  Kerjaan mataram kuno, kerajaan yang terletak di di jawa tenggah pusat pemerintahan di perkirkan antara daeah kedu sampai daerah prambanan. Pertama kali di perintahkan oleh raja sana, yang kemudian di gantikan oleh keponakanya yang bernama sanjaya, serta raja kerajaan mataram lama yang terakhir adalah raja wawa yang memerintah dari tahun 924-929 masehi, ketika raja wawa memimpin terjadi banyak kekacauan dalam negeri umumnya pertikaian keluarga. Setelah raja wawa wafat kekeuasaan di pegang oleh empu sendok, namun keadaan tidak semakin membaik sert pertikaian semakin meraja lela, mpu sendok mengambil keputusan untuk memindahkan kerajaan mataram lama dari jawa tenggah ke jawa timur dan mengganti nama dinasti isyana.
Ø  Kerajaan sriwijaya berdiri sekitar pertengahan abad ke-7 M, perkembanganya merupakan kerajaan basar, makmur dan kaya. Karena di dukung oleh keberhasilan perdagangan dan pelayaran. Kerajaan sriwijaya pernah beberapa kali mengalami pergantian kekuasaan di antaranya; dapunta hyang, bala putra dewa, sangrama wijayatuggawarman. Kerajaan sriwijaya mengalami puncak ke jayaan pada abad ke-8 dan ke-9 M pada masa pemerintahan bala putera dewa dari dinasti syailendra memiliki kemampuan tertiggi untuk memerintah dan menjadikan kerajaan sriwijaya sebagai kerajaan maritime yang terbesar. Namun kejayaan kerajaan harus sirna karena serangan dan peperangan, diantaranya penyerangan oleh darmawangsa, tahun 990 M yang menyebabkan banyak daerah kekuasaan melepaskan diri, serangan oleh kerajaan calamamandala india pada tahun 1025-1030 M, penyerangan oleh kerajaan singasari tahun 1275 M, penyerangan kerajaan majapahit pada tahun 137 7.
Ø  Kerajaan Kediri terletaj di jawa timur sekitar sungai berantas dan beribu kota di dhaha, berdasarkan catatan sejarah kerajaan kedKedirirnah mengalami pergantian kekuasaan, yaitu; sri samarawijaya (1040-1059 M), sri baweswara (1117-1130 M), jaya baya (1135-1157 M), sri sarweswara, aryeswara, dan sri ganda (1157-1181 M), kameswara (1182-1185 M), kertajaya atau dandang gendis (1185-1222 M).
Ø  Kerajaan singasari (1222 M), setelah ken arok berhasil mengalahkan kertajaya dia segera membangun dinasti baru yang terkenal dengan nama dinasti rajasa dan sekaligus mendirikan kerajaan baru bernama singasari yang terletak di kota malang, jawa timur. Kerjaan singasari beberapa kali mengalami pergantian kekuasaan diantaranya; ken arok(1222-1227 M),anusapati atau kalagemen(1227-1248 M), tohjaya(1248 M), raggauni(1248-1268 M),kartaNegara atau joko dolok(1268-1292M).
Ø  Kerajaan majapahit berdasarkan sumber sejarah kerajaan majapahit berdiri pada tahun 1293 M denganpusat pemerintahan di mojokerto, jawa timur.

Perkembangan dan kemajuan kerajaan bercorak hindu-budha meyisakan peniggalan-peniggalan diantaranya:
ü  Kerajaan kutai berupa prasasti berbentuk yupa ( tiang batu atau tugu ).
ü  Kerajaan Mataram lama prasasti canggal yang di temukan di desa canggal lereng gunug wakir, berbentuk batu ukir yang bertuliskan huruf palawa dan bahasa sangsakerta,dan prasasti kalasan, serta prasasti kedu.
ü  Kerajaan sriwijaya prasasti peningalanya di bedakan menjadi dua; prasasti dalam negeri dan prasasti dari luar negeri. Prasasti dalam negeri: prasasti kedudukan bukit, prasasti tulang tuo, prasasti telaga batu, prasasti karang berahi, prasasti kota kapur, prasasti pasemah, prasasti bukit siguntang. Adapun prasasti dari luar negeri berupa; prasasti linggor, prasasti kanton, prasati nalanda, berita cina, berita india, dan berita arab.
ü  Kerajaan Kediri: prasasti sirangketing, prasasti tulung agung, kerto sono, prasasti ngantang, prasasti jarring, prasasti kamulan, dan berita cina.
ü  Kerajaan singasari: mulamalurung, kitab pararaton, kitab Nagara kerta gama, dan berita cina.
ü  Kerajaan majapahit: prasasti bulak, kitab sutasoma,kitab nagara kerta gama, kitab pararaton, berita cina, kedung harsawijaya, dan kedung wijaya karma, kedung sunda laya.

B.     PROSES MASUK DAN BERKEMBANYA AGAMA ISLAM DI INDONESIA
Selain penyebaran agama hindu-budha di Indonesia juga terjadi penyebaran dan perkembangan agama islam, proses masuk dan berkembang agama islam di Indonesia tidak jauh berbeda dengan proses masuk dan berkembangnya agama hindu-budha, yakni sebagian besar berkembang melalui pergaulan antar para pedagang dari berbagai bangsa maupun antar pedagang dengan penduduk setempat. Para pedagang islam yang datang dari Gujarat,Persia dan arab memanfaatkan kegiatan perdagangan untuk menyebarkan agama islam, agama islam di perkirakan telah masuk ke Indonesia sejak abad ke-7 masehi. Contoh peninggalan-peniggalan yang bercorak islam di antaranya; masjid, keraton, nisan atau makam, kaligrafi dan sastra.
C.       PENGARUH KEDATANGAN BANGSA ASING TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL, BUDAYA DAN EKONOMI.
Pada abad ke-16, bangsa eropa masuk ke Indonesia dengan latar belakang budaya dan segala bentuk karakteristik yang berbeda. Hal ini berpengaruh besar terhadap perkembangan social, budaya, ekonomi dan politik Indonesia. Beberapa perkembanga pada masa colonial eropa secara umum dapat diperhatikan dari perkembangan masyraka, kebudayaan, dan pemerintahan ketika masa kolonil eropa di Indonesia, terdapat beberapa pemerintahan yakni pemerintahan colonial belanda, pemerintahan colonial portugis, pemerintahan colonial spanyol, serta pemerintahan colonial inggris. dengan kurun waktu berkuasa berbeda-beda.
Ø  Bangsa portugis, kedatangan bangsa portugis ke Indonesia pada awalnya ingin berdagang rempah-rempah dari malaka dan Indonesia namun setelah mengetahui malaka sebagai Bandar yang sangat strategis dan ramai untuk perdagangan, portugis mulai menguasai jalur perdagangan tersebut sehigga terjadi colonial di semenanjung malaka dan kepulauan Maluku untuk memperoleh keuntungan yang besar, colonial portugis melakukan monopoli di kepulauan tersebut.
Ø  Bangsa belanda, keberhasialan bangsa portugis menguasai jalur perdagangan seakan menjadi daya tari bagi bangsa eropa lain untuk melakukan hal serupa,  masa colonial belanda di Indonesia berdasarkan catatan sejarah sejumlah pemerintahan colonial eropa di Indonesia, belandalah yang paling dominan baikwilayah jajahanya, maupun aktivitas perdaganganya.
Ø  Bangsa inggris, raffles atau pemerintah colonial inggris dalam menjalankan pemerinthan  di Indonesia  mengadakan perubahan-perubahan seperti; membagi pulau jawa menjadi 16 kerisidenan dan menjalankan pemerintahan berdasarkan tiori liberalism. Raffles berkuasa sekitar 5 (lima) tahun di Indonesia, ia menghasilkan buku yang berjudul “history of java”, kebun raya bogor, menemukan bunga rafflesia arnoldi, dan mengembangkan karyanya dalam bentuk museum, seperti museum etnografi, museum gedung gajah.
Namun di sampang itu pengaruh kedatangan bangsa asing di Indonesia juga dapat dilihat dari proses dan pola innteraksi social baik yang berkenaan dengan gejala maupun masalah, tidak dapat di pisahkan dari kondisi kependudukan, kondisi social dan kondisi lingkungan. Sumber-sumber proses dan interaksi social ada beberapa factor yang menyebabkan terjadinya proses interaksi social dalam kehidupan bermasyrakat. Seseorang maupun kelompok yang mengadakan hubungan satu sama lain, baik berupa interaksi sosial maupun komunikasi. Proses interaksi social mengakibatkan terjadinya hubungan timbal balik didalam masyrakat yakni:
Ø  Proses interksi asosiatif yakni proses interaksi sosial yang membentuk kerjasama (cooperation) berupa asimilasi dan alkulturisasi.
Ø  Proses interaksi disosiatif yang dapat berupa; persaingan karena perbedaan (competition), maslah-maslah social (contravition), proses social dimana orang atau kelompok berusaha memenuhi tujuan dengan jalan menentang pihak lawan dengan ancaman atau kekerasan.
Ø  Akomodasi atau penyelesaian masalah yang dapat berupa;
ü  paksaan (coercion) yaitu berupa bentuk akomodasi yang terhadap kelompok masyrakat yang lemah(minoritas) oleh kelompok masyrakat yang kuat(mayoritas).
ü  Kompromi merupakan bentuk akomodasi yang di gunakan oleh beberapa kelompok yang saling memiliki pengertian.
ü  Arbitrasi merupakan bentuk akomodasi digunakan oleh pihak-pihak yang sedang berselisih dalam proses mencari solusi dengan mendatangkan pihak ke tiga.
ü  Mediasi merupakan bentuk akomodasi yang digunakan oleh pihak-pihak yang sedang berselisih dalam mencari solusi dengan mendatangkan pihak ke tiga yang netral atau lebih di kenal dengan penasehat.
ü  keinginan dari beberapa pihak yang berselisih demi tercapainya persetujuan bersama.
ü  Toleransi merupakan bentuk akomodasi yang mengutamakan arti penting sifat tenggang rasa yang tidak harus melalui prosedur yang formal.
ü  Stalemate (saling tidak berinteraksi) dengan maksud mengurangi ketegangan dengan bersifat vakum.
ü  Pengadilan (adjudication) melalui peradilan dan sesuai hokum yang berlaku.
Kedatangan bangsa asing Khusunya eropa yang menguasai wilayah indonesi secara langsung dan tidak langsuang telah mengakibatkan perkembangnya mata pencarian dan sector ekonomi Negara Indonesia. Karena sebagai salah satu Negara agraris (kepulauan) terbesar di dunia, penduduk Indonesia memiliki mata pencarian yang beragam salah satunya pertanian dan perkebunan yang sangat berkembang pada masa colonial. Mata pencarian penduduk sebagai berikut:
Ø  Pertanian yang berhubungan dengan usaha manusia untuk memanfaatkan sumberdaya lahan dengan tujuan memperoleh hasil. Yang dapat berupa pemanfaatan lahan dengan; persawahan, ladang, tegalan, perkebunan yang dapat memanfaatan lahan basah dan lahan kering sesuai dengan keadaan goegrafis.
Ø  Pertambangan adalah rangkaian kegiatan mulai dari persiapan mengambil dan pemanfaatan barang tambang baik berupa minyak bumi, gas alam, batu bara, logam mulia, dan lain-lain. Di Indonesia di kenal 2 (dua) jenis pertambangan yaitu pertambangan terbuka (tidak terlalu jauh dari permukaan bumi) dan pertambangan tertutup (posisi barang tambang jauh dari permukaan bumi/dalam), serta di tinjau di mana pertambangan berlangsug dibedakan menjadi; pertambangan lepas pantai(oof shore) dan pertambangan di daratan (on shore).
Ø  Perikanan perikanan dikelompokan sebagai berikut;
ü  Perikanan darat: usaha pembudidayaan dan penangkapan ikan di darat atau air tawar.
ü  Perikanan laut: usaha pembudidayaan dan penagkapan ikan di laut.
Ø  Kehutanan adalh suatu usaha pengelolaan atau pemanfaatan hutan yang hasilnya dapat di gunakan untuk memenuhi kebutuhan dan menigkatkan kesejahteraan manusia.
Ø  Pariwisata adalah suatu usaha untuk mengelola suatu tempat yang menarik untuk di kunjungi , eksotis, dengan tujuan rekreasi atau memperdalam ilmu atau sambil melaksanakan tugas pekerjaan. Di Indonesia dibedakan menjadi 2 (dua) jenis pariwisata; pariwisata alam dan pariwisata buatan.

Kedatangan bangsa asing di Indonesia yang menyebabkan berkembangnya mata pencarian dan penggunaan lahan sangat mempengaruhi pola kegiatan ekomomi penduduk secara langsung yang mengakibatkan adanya kesenjangan antara pola kegiatan ekonomi pendudukdi pedesaan dan di perkotaan.
Pola kegiatan ekonomi di penduduk di pedesaan, penduduk menggantungkan hidup pada alam atau lapangan kerjanya bersifat agraris karena pada umumnya digunakan untuk pertanian dan perkebunan serta sebagai penyedia bahan baku dalam menunjang kelancaran kegiatan pokok ekomomi berupa produksi, distribusi, dan konsumsi.
Ciri-ciri pedesaan;
Ø  Perbandingan lahan dan manusia yang besar.
Ø  Penduduknya mengantungkan diri pada alam, kegiatan ekonomi agraris.
Ø  Hubungan antar penduduk yang akrab.
Ø  Pandangan hidup yang tidak variatif.
Ø  Pemukiman tersebar dalam lingkungan alam yang wajar.
Ø  Sarana dan prasarana yang sederhana.
Bentuk penggunaan lahan dan pola ekonomi di perkotaan, ciri-ciri;
Ø  Lingkungan yang tertata dengan bangunan yang rapi.
Ø  Jumlah penduduk banyak dan padat.
Ø  Penduduknya bersifat materialistis dan mata pencarian non agraris.
Ø  Hubungan antar peduduk kurang akrab.

Kedatangan bangsa asing di Indonesia yang membentuk colonial dalam menguasai jalur perdagangan yang secara langsung berimbas pada kegiatan pokok ekonomi , kegiatan pokok ekonomi merupakan rangkaian kegiatan yang saling mempengaruhi dan berkaitan antara produksi, konsumsi dan distribusi.
Ø  Kegiatan produksi merupakan suatu usaha manusia untuk menghasilkan, menciptakan atau menembah nilai guna suatu barang dan jasa.
Ø  Kegiatan distribusi merupakan kegiatan untuk menyalurkan atau kegiatan untuk menembus pasar agar bisa di konsumsi oleh konsumen atau masyrankat.
Ø  Kegiatan konsumsi merupakan suatu kegiatan menggunakan atau menghabiskan nilai guna suatu barag dan jasa.
Asfek-asfek yang terpengaruh oleh perubahan pokok ekonomi:
asfek negative dari perilaku konsumtif jika di lihat dari asfek negatifnya antara lain sebagai berikut; mengkondisikan manusia berperilaku boros, menghabiskan sumberdaya alam yang tidak dapat di perbaharui, memiliki sifat yang cendrung sulit di tinggalkanya, hidup berpoya-poya hedonesme yang dapat menimbulkan kecemburuan social,tidak memiliki keinginan untuk menabung atau berinvestasi.
Asfek jumlah dan mutu hasil produksi kebutuhan manusia yang setiap saat bisa bertambah dan beraneka ragam sehingga perlu di imbangi dengan peningkatan jumlah dan mutu.
Adapun yang dapat dilakukan oleh produsen untuk menigkatkan jumlah dan mutu diantaranya;
Ø  Intensifikasi adalah upaya untuk menigkatkan jumlah dan mutu hasil produksi dengan cara memberdayakan kemampuan yang tersedia tanpa menambah paktor produksi.
Ø  Ekstensifikasi adalah upaya untuk menigkatkan jumlah dan mutu barang dan jasa hasil produksi dengan cara menambah atau memperluas area factor produksi.
Ø  Spesialisasi adalah upaya untuk meningkatkan jumlah dan mutu hasi produksi dengancara pembagiantugas pegawai sesuai dengan keahlianya.
Asfek-asfek system distribusi;
Ø  System distribusi langsung yaitu menyalurkan langsung dari produsen ke konsumen tampa melalui prantara.
Ø  System distribusi secara tidak langsung yaitu menyalurkan barang melalu prantara seperti grosir, agen dan pengecer.
Berkembannya pola kegiata ekonomi penduduk dan pemanfaatan lahan higga berakibat pada perkembangan usaha dan perusahaan atau badan usaha.
Usaha merupakan usaha yang di lakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan.
Perusahaan atau badan usaha merupakan suatu kesatuan yuridis ekonomi perusahaan atau gabungan dari beberapa perusahaan yang didirikan secara efektif dan efisien untuk mencari keuntungan atau laba. Jenis badan usaha di kelompokan sebagai berikut;
Perusahaan perseorangan, firma (FA), persekutuan komanditer (CV), perseroan terbatas (PT).
Sedangkan menurut kepemilikanya badan usaha dibedakan menjadi, badan usaha milik swasta(BUMS), dan badan usaha milik Negara (BUMN).
Sedangakan perusahaan merupakan unit pelaksana ekonomi dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada dan dapat di gunakan untuk menghasikan barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan manusia. Jenis-jenis perusahaan di bedakan berdasarkan jenis usaha sebagai berikut; perusahaan bidang ekstraktif (mengambil kekeyaan alam secara langsung), perusahaan bidang agraris, perusahaan bidang peternakan, perusahaan bidang ekonomi (mengolah), perusahaan bidang perdagangan dan perusahaan jasa.
8.   Alokasi Waktu
      1  x 15 menit
9.   Metode Pembelajaran
Belajar kelompok (koperatif learnig)
1.      Kegiatan pembelajaran
No
Langkah Dalam pembelajaran
Waktu
1.       
PENDAHULUAN
  1. Memberi salam dan siswa berdoa,
  2. Guru mengabsen,
  3. Guru menginformasikan KD dan Tujuan pembelajaran,
  4. Guru memotivasi siswa dengan melakukan apersepsi, tentang perlunya mengetahui tujuan bangsa asing, pengaruh-pengaruhnya di indonesia.



2


2.       






















3.       
INTI
A.    Eksplorasi ( manfaat )
1.      Melalui pembagian kelompok siswa diharapkan dapat mengetahui tujuan bangsa asing, pengaruh-pengaruhnya di indonesia.
B.     Elaborasi : (Perluasan wawasan)
1.             Guru menjelaskan arah materi dengan mengangkat masalah-masalah sosial  dan siswa mempelajari stimulasi tersebut yang berhubungan dengan hubungan dan pengaruh pemerintahan kolonial.
2.             Guru membagi siswa kedalam kelompok yang beranggotakan 5 orang, dan siswa diminta memainkan analisis mereka dengan argumentasi yang logis.
3.             Guru meminta salah satu orang siswa dalam satu kelompok untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka.
4.             Kelompok yang lain mengamati dan menyimak peran kelompok yang maju.
5.             Setiap kelompok menyimpulkan peran masing-masing kedalam lembar kerja yang berisikan tanggapan, pertanyaan atau saran yang akan diserahkan.


10

B.     Konfirmasi ( umpan Balik ).
1.      Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya, hal-hal yang berkenaan dengan analisis individu maupun kelompok mereka yang belum dimengerti.
2.      Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk merefleksi mengenai proses pembelajaran


PENUTUP
1.    Guru bersama-sama siswa merangkum materi yang sudah di ajarkan
2.    Guru melakukan evaluasi dalam bentuk post test.
3.    Guru memberi arahan untuk membaca materi yang akan di pelajari minggu depan.
4.    Guru menutup pelajaran dengan salam dan doa.



3



Jumlah
15
10.  Penilaian Hasil Belajar.
A. Prosedur                       : Tertulis.
1. lampiraan soal;
a. Sebutkan tujuan dan pengaruhnya kedatangannya terhadap persebaran agama di Indonesia? *(score 4)
b. Sagaimana proses interaksi-interaksi social yang terjadi dari kedatangan bangsa asing diindonesia? *(score 2)
c. Jelaskan pengaruh dan dampak kedatangan bangsa asing diindonesia dalam bidang ekonomi? *(score 4)
B. kunci jawaban dan instrumen penilaian.
1. kunci jawaban
a. Pada awalnya tujuan bangsa asing ke indonesia adalah untuk berdagang, namun seiring berjanya waktu tujuan itu berubah mengarah pada sistem monopoli perdagangan dan kolonialisme sehingga dalam perkembanganya bagsa asing yang berdagang dan menetap di indonesia itu memunculkan multi tafsir di kalangan bangsa pribumi (indonesia), ada yang sangat menentangnya, ada yang menerimanya, adapula yang tidak memberikan tanggapan apapun, tanpa disadari terlepas dari sudut pandang geografis inilah yang sedikit banyak telah menyebabkan pluralisme budaya, ras, dan kepercayaan di indonesia, dalam hal ini perkembangan kepercayaan misalnya kedatangan bagsa asing di indonesia telah menyebabkan berdiri gagahnya kerajaan-kerajaan bercorak hindu, budha, dan islam.
b. Dikarenakan oleh adanya tindakan masyrakat yang disosiatif dan asosiatif, menolak dan menerima kedatangan bangsa asing di indonesia menyebabkan hubungan masyrakat pribumi dengan bangsa asing mulai lebih intensif, ini melahirkan berbagai proses sosial yang tercermin dari penerimaan paham dan budaya, pembauran paham dan budaya, serta pembentukan paham dan budaya baru sebagai akibat dari tindakan disosiatif (penolakan).
c. Dalam bidang ekonomi memang tidak terlalu terasa dampaknya bagi perekonomian kita sekarang namun tidak di pungkiri bahwa monopoli ekonomi masih terjadi, sepeti di bidang pertanian yang di kuasai tengkolak, bidang jasa di kuasai calo, jasa keuangan di kuasai rentenir dengan bunga selangit, perdagangan internasional di kuasai para kartel. namun pada masa pemerintahan colonial asfek ekonomi paling terasa, sebagai akibat pemberlakuan monopoli ekonomi yang diberlakukan oleh pemerintah kolonial, pencekalan berbagai produk pangan, rempah-rempah sangat memukul wajah perekonomian rakyat pada masa itu sehingga menimbulkan kesenjangan sosial antara bangsa pribumi dan bagsa asing.
2. instrumen penilaian.
Soal
score
1
40
2
20
3
40
Total
100
11. Sumber belajar
a. Buku ajar IPA TERPADU SMP tahun?, kelas VII, semester 1 dan 2, Halaman?.
b. media; buku, papan tulis.

LEMBAR PENGESAHAN
Pontianak, 16 mei 2013
Mengetahui:                                                        
Kepala Sekolah                                                                Guru Mata Pelajaran
                                                    
…………………………………….                                       ……………………………..

NIP                                                                                         NIM