RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
(RPP)
” IPS TERPADU ”
|
1. Amin Sinarjo NIM F31111008
2. Desi
Ratnasari NIM
F31111067
3. Usman NIM
F31111024
4. Sri
Mulyati NIM
F31111023
5. Selly
Larita Riandi NIM
F31111019
|
FAKULTAS KEGURUAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
TAHUN 2013
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
1.
Identitas
Mata Pelajaran
SatuanPendidikan : Sekolah (SMP)
Kelas/Semester : VII (1 dan 2)
Program/Keahlian : IPA
Mata Pelajaran : IPS TERPADU
Tema : Proses Kedatangan
Bangsa Asing dan Pengaruh
Pengaruhnya di
Indonesia.
JumlahPertemuan
: 1
x 15
2.
Standar
Kompetensi
1. interaksi social.
2. Perkembangan
masyrakat pada masa hindu-budha, islam dan pemerintah colonial.
3. Kegiatan dan pokok-pokok
ekonomi.
3.
Kompetensi
Dasar
Ditentukan dalam silabus;
2.4.
Menguraikan proses interasi social.
5.1.
Mendiskripsikan perkembanngan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa hindu-budha serta
peninggalan-peninggalanya.
5.2.
Mendiskripsikan perkembangan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa
islam di Indonesia serta peninggalan-peninggalanya.
5.3.
Mendiskripsikan perkembangan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa
pemerintahan kolonial Eropa.
6.2.
Mendiskripsikan kegiatan pokok ekonomi, yang meliputi kegiatan konsumsi,
produksi, dan distribusi barang/jasa.
4.
Indikator
Pencapaian Kompetensi
a. Menjelaskan
tujuan dan hubungan antara kedatangan bangsa asing dengan persebaran agama di
Indonesia berdasarkan rentang waktu kedatangan mereka ke tanah air.
b. Menjelaskan
perkembangan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa hindu-budha serta peningalan-peningalanya.
c. Menjelaskan
perkembangan masyrakat, kebudayaan, dan pemerintahan pada masa islam di Indonesia serta peningalan-peningalanya.
d. Mendiskripsikan
pengaruh ekonomi yang diakibatkan oleh kedatangan bangsa asing di Indonesia.
5. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa
dapat menyebutkan tujuan dan pengaruhnya kedatangannya terhadap persebaran
agama di Indonesia.
b. Siswa dapat menyebutkan proses
interaksi-interaksi social yang terjadi dari kedatangan bangsa asing
diindonesia.
c. Siawa dapat menjelaskan pengaruh
dan dampak kedatangan bangsa asing diindonesia dalam bidang ekonomi.
6. Indikator
a. Kognitif : siswa/siswi dapat menjelaskan kerajaan-kerajaan yang
berkembang pada saat itu serta pengarunya terhadap social,budaya dan ekonomi.
b. Afektif: berani mengajukan klarifikasi, intruksi,
pertanyaaan, sanggahan, dari hasil
investigasi individu dalam kegiatan pembelajaran
tentang datangnya bagsa asing dan pengaruh-pengaruhnya diindonesi.
c. Fisikomotor: kemampuan bertindak dan
berkolaborasi serta bereksplorasi sesuai dengan materi pembelajaran.
7. Materi Ajar
A. Sistematika pencapaian kompetensi.
1. proses masuknya agama
hindu budha di Indonesia.
2. proses masuk dan
berkembangnya agama islam di Indonesia.
3. pengaruh kedatangan
bangsa asing terhadap social, budaya dan ekonomi.
B. Lampiran materi ajar.
PROSES
KEDATANGAN BANGSA ASIANG DAN
PENGARUH-PENGARUHNYA
DI INDONESIA
A. PROSES
MASUKNYA AGAMA HINDU-BUDHA DI INDONESIA
Masunya agama hindu budha di
Indonesia di pengaruhi oleh beberapa factor, salah satunya adalah letak
geografis wilayah Indonesia yang strategis, sehigga jadi jalur perdagangan
(darat dan laut) dari asia timur hususnya cina dan beberapa Negara asia selatan
seperti india hingga kawasan asia barat. Akan tetapi pada perkembangan
selanjutnya pola perdagangan lebih memilih jalur laut karena tidak memiliki
banyak gangguan keamanan akaibat manusia dan alam disbandingkan jalur darat,
kondisi tersebut menyebabkan semakin ramainya jalur perdagangan melalui laut,
sehigga beberapa daerah pantai di pulau Sumatra dan sekitarnya menjadi baandar
atau pelabuhan yang merupakan tempat bersinggah para pedagang asing sambil
berdagang.
Namun seiring dengan perkembanganya peran
perdagangan secara tidak langsung mempengaruhi persebaran agama hindu-budha di
wilayah Indonesia. Agama hindu budha semula berkembang di india sekitar 1500 SM
serta di kembangkan oleh bangsa aria (bangsa pendatang dari asia tengah) dan
dravida (penduduk asli india). Agama hindu merupakan perpaduan (singkretisme)
antara bangsa aria dan dravida, bangsa asia datang ke asia tengah ke lembah
sungai indus (sindu) melalui celah kalibati di pegunungan hindu kust bangsa
aria memiliki kepercayaan terhadap banyak dewa (politeisme), begitu juga dengan
bangsa dravida yang telah memiliki kepercayaan sendiri, umat hindu memiliki
kepercayaan dengan beberapa dewa yang berkaitan dengan kekuatan alam antara
lain agni (dewa api), baruna (dewa laut), bayu (dewa anggin), indra (dewa
perang), surya (dewa matahari), dan candra (dewa bulan). Selain dewa-dewa itu
umat hindu juga mengenal kesatuan dari tiga utama diantaranya trimurti yaitu
brahmana (dewa pencipta alam semesta),wisnu (dewa pemelihara alam semesta), dan
siwa (dewa perusak), ajaran dan pandangan umat hindu ini salah satunya berasal
dari kitab weda samhita (dipandang sebagai kitab tertua), yang memuat ajaran
tertua dan tertiggi. Disamping itu juga terdapat kitab-kitab brahmana dan
apanisad, kitab brahmana adalah kitab suci yang disusun oleh para pendeta yang
menguraikan dan menjelaskan tentang hal-hal yamg berupa sesaji atau apacara.
Isi kitab upanisad adalah ajaran tentang ketuhanan dan makna hidup, agar
manusia dapat melepaskan diri dari sengsara (penderitaan) dan tercapai moksa
(kebahagiaan abadi). Agama hindu mengajarkan dalam kehidupan di dunia , manusia
dalam keadaan sengsara (purnabawa)sebagai akibat dari perbuatan pada masa
sebelumnya (karma), manusia meninggal dunia akan berrengkarnasi (lahir
kembali), sehigga kesempatan untuk memperbaiki kwalitas hidup, setelah itu dia
kan mencapai moksa (lepas dari samsara dan masuk nirwana atau surga) masyrakat
hindu dibedakan menjadi 4 (empat) kelas (catur warna) dan di samping empat
kasta ada yang di sebut paria atau varia (gelandangan atau orang yang membuat
kerugian).
Agama budha berasal dari india dan di
ajarkan oleh sidaharta Gautama yang di yakini telah mencapai “budhi” (sebutan
orang yang telah mendapatkan wahyu). Pada tahun 531 SM saat tiba di desa bodh
gaya pada waisakha malam purnama atau sekitar bulan april-mei, sidharta Gautama
memperoleh wahyu (semacam penerangan atau kesadaran hidup) yang sempurna yang
menjadikan sidharta gautama menjadi buddha artinya yang di sinari, dia
menyebarkan agamanya pertama kali di taman rusa di desa sarmath, dekat kota
benares india. Ajaran ini berkembang pesat dan mendapat sambutan dari kalangan
rakyat jelata atau kasta rendah. Ajaran budha berpedoman pada kitab suci yang
di sebut tripitaka (tiga keranjang), tripitaka terdiri atas tiga himpunan,
yaitu diantaranya kitab vinayapitka berisi aturan-aturan hidup dan hokum
penentu cara hidup pemeluknya, kitab sutrantapitaka berisi tentang pokok-pokok
atau dasar-dasar yang memberi pelajaran atau wajengan-wajengan sang budha, kitab abditdarmapitaka berisi
penjelasan-penjelasan tentang social beragama atau falsafah agama pokok-pokok
ajaran budha adalah bagaimana menlenyapkan agama, memutuskan lingkaran samrata,
dan mencapai xlirwana umat budha mempunyai ikrar yang di sebut trisarana,
triratna, atau tridarma yang berarti tiga tempat berlindung. Menurut agama
budha ada empat kebenaran utama atau catur aryasatyani, antara lain; keyakinan
akan hidup itu penderitaan, penderitaan itu di sebabkanoleh hasrat atau nafsu,
hasrat untuk hidup akan nafsu dapat di tindas melalui delapan jalan kebenaran
yang di sebut astaridha atau astamarga, terdiri atas pandangan yang benar,
penghidupan dan mata pencarian yang benar, niat atau sikap yang benar,
bertingkahlaku yang benar, usaha dan daya upaya yang benar, perhatian dan
ingatan yang benar, serta persemedian yang benar. Masyrakat pemeluk agama budha
terdapat dua macam, yakni budha yang tetap tinggal sebagai anggota masyrakat
biasa di sebut upasaka (untuk laki-laki) dan upasika (untuk perempuan), dan
pemeluk budha yang meniggalkan masyrakat ramai disebut bhiksu (untuk
laki-laki), dan bhiksununi (untuk perempuan). Pada awal abad masehi, setelah
raja asoka di kerajaan india wafat, agama budha terpecah menjadi dua aliran,
aliran besar disebut aliran hinayna dan aliran niahayana sebagai aliran kecil
memiliki pandangan sesuai dengan ajaran sang budha, yakni setiap orang wajib
berusaha sendiri untuk mencapai xlirwana, pengikut ajaran ini banyak terdapat
di Thailand dan Myanmar. Mahayana atau aliran besar memiliki pandangan
sebaiknya manusia berusaha secara bersama untuk mencapai xlirwana.
Menurut
para ahli sejarah ada 4 (empat) tiri psoses masuknya agama hindu dan budha dari
india ke Indonesia, antara lain; tiori kesatria di tulis dari beberapa ahli
dari india seperti majumdar menjelaskan bahwa ajaran hindu-budha dilakukan oleh
para kesatria yang berhasil menguasai wilayah Indonesia, tiori brahmana ditulis oleh van leur bahwa
penyebaran agama hindu-budha di Indonesia oleh para pendeta, tiori waisya
ditulis oleh XL.J. krom dan dijelaskan bahwa penyebaran agama hindu-budha di
Indonesia dilakukan oleh para pedagang dari india, tiori arus balik oleh G.
coedes dan bosch yang menjelaskan bahwa penyebaran agama hindu-budha di
Indonesia di lakukan oleh orang-orang Indonesia sendiri yang belajar dari
india. Perkembangan kepercayaan hindu budha pada saat itu sangat pesat sehingga
berkembanglah Kerajaan-kerajaan yang bercorak hindu budha di Indonesia
diantaranya:
Ø kerajaan
kutai kerajaan ini merupakan kerajaan hindu tertua di Indonesia yang terletak
di tepi sungai Mahakam Kalimantan timur, raja pertama kerajaan kutai adalah
kudugga, setelah kudungga wafat ia digantikan oleh anaknya aswawarman, raja
aswawarma memiliki tiga putra, namun yang menggantikanya sebagai raja dalah
mulawarman, mulawarman merupakan raja yang besar dan memiliki budi pekerti,
mulawarman mampu mengantarkan kerajaan kutai sebagai kerajaan besar, kedekatan
dengan kaum brahmana dan rakyat. Kemuliaan mulawarman kepada rakyat dan kaum
brahmana di tandai dnga memberi hadiah 1000 lembu.
Ø Kerajaan
tarumanegara diketahui berdiri sekitar abat ke 5 masehi, pusat pemerintahan
kerajaan ini di perkirakan di daerah bogor, Jakarta, kerrawang. Serta wilayah
kekuasaan cukup luas sekitar antara banten sampai perbatasan Cirebon, jawa
barat.
Ø Kerjaan
mataram kuno, kerajaan yang terletak di di jawa tenggah pusat pemerintahan di
perkirkan antara daeah kedu sampai daerah prambanan. Pertama kali di
perintahkan oleh raja sana, yang kemudian di gantikan oleh keponakanya yang
bernama sanjaya, serta raja kerajaan mataram lama yang terakhir adalah raja
wawa yang memerintah dari tahun 924-929 masehi, ketika raja wawa memimpin
terjadi banyak kekacauan dalam negeri umumnya pertikaian keluarga. Setelah raja
wawa wafat kekeuasaan di pegang oleh empu sendok, namun keadaan tidak semakin
membaik sert pertikaian semakin meraja lela, mpu sendok mengambil keputusan
untuk memindahkan kerajaan mataram lama dari jawa tenggah ke jawa timur dan
mengganti nama dinasti isyana.
Ø Kerajaan
sriwijaya berdiri sekitar pertengahan abad ke-7 M, perkembanganya merupakan
kerajaan basar, makmur dan kaya. Karena di dukung oleh keberhasilan perdagangan
dan pelayaran. Kerajaan sriwijaya pernah beberapa kali mengalami pergantian
kekuasaan di antaranya; dapunta hyang, bala putra dewa, sangrama
wijayatuggawarman. Kerajaan sriwijaya mengalami puncak ke jayaan pada abad ke-8
dan ke-9 M pada masa pemerintahan bala putera dewa dari dinasti syailendra
memiliki kemampuan tertiggi untuk memerintah dan menjadikan kerajaan sriwijaya
sebagai kerajaan maritime yang terbesar. Namun kejayaan kerajaan harus sirna
karena serangan dan peperangan, diantaranya penyerangan oleh darmawangsa, tahun
990 M yang menyebabkan banyak daerah kekuasaan melepaskan diri, serangan oleh
kerajaan calamamandala india pada tahun 1025-1030 M, penyerangan oleh kerajaan
singasari tahun 1275 M, penyerangan kerajaan majapahit pada tahun 137 7.
Ø Kerajaan
Kediri terletaj di jawa timur sekitar sungai berantas dan beribu kota di dhaha,
berdasarkan catatan sejarah kerajaan kedKedirirnah mengalami pergantian
kekuasaan, yaitu; sri samarawijaya (1040-1059 M), sri baweswara (1117-1130 M),
jaya baya (1135-1157 M), sri sarweswara, aryeswara, dan sri ganda (1157-1181
M), kameswara (1182-1185 M), kertajaya atau dandang gendis (1185-1222 M).
Ø Kerajaan
singasari (1222 M), setelah ken arok berhasil mengalahkan kertajaya dia segera
membangun dinasti baru yang terkenal dengan nama dinasti rajasa dan sekaligus
mendirikan kerajaan baru bernama singasari yang terletak di kota malang, jawa
timur. Kerjaan singasari beberapa kali mengalami pergantian kekuasaan
diantaranya; ken arok(1222-1227 M),anusapati atau kalagemen(1227-1248 M),
tohjaya(1248 M), raggauni(1248-1268 M),kartaNegara atau joko dolok(1268-1292M).
Ø Kerajaan
majapahit berdasarkan sumber sejarah kerajaan majapahit berdiri pada tahun 1293
M denganpusat pemerintahan di mojokerto, jawa timur.
Perkembangan dan
kemajuan kerajaan bercorak hindu-budha meyisakan peniggalan-peniggalan
diantaranya:
ü Kerajaan
kutai berupa prasasti berbentuk yupa ( tiang batu atau tugu ).
ü Kerajaan
Mataram lama prasasti canggal yang di temukan di desa canggal lereng gunug
wakir, berbentuk batu ukir yang bertuliskan huruf palawa dan bahasa
sangsakerta,dan prasasti kalasan, serta prasasti kedu.
ü Kerajaan
sriwijaya prasasti peningalanya di bedakan menjadi dua; prasasti dalam negeri
dan prasasti dari luar negeri. Prasasti dalam negeri: prasasti kedudukan bukit,
prasasti tulang tuo, prasasti telaga batu, prasasti karang berahi, prasasti
kota kapur, prasasti pasemah, prasasti bukit siguntang. Adapun prasasti dari
luar negeri berupa; prasasti linggor, prasasti kanton, prasati nalanda, berita
cina, berita india, dan berita arab.
ü Kerajaan
Kediri: prasasti sirangketing, prasasti tulung agung, kerto sono, prasasti
ngantang, prasasti jarring, prasasti kamulan, dan berita cina.
ü Kerajaan
singasari: mulamalurung, kitab pararaton, kitab Nagara kerta gama, dan berita
cina.
ü Kerajaan
majapahit: prasasti bulak, kitab sutasoma,kitab nagara kerta gama, kitab
pararaton, berita cina, kedung harsawijaya, dan kedung wijaya karma, kedung
sunda laya.
B. PROSES
MASUK DAN BERKEMBANYA AGAMA ISLAM DI INDONESIA
Selain penyebaran
agama hindu-budha
di Indonesia juga terjadi penyebaran dan perkembangan agama islam, proses masuk
dan berkembang agama islam di Indonesia tidak jauh berbeda dengan proses masuk
dan berkembangnya agama hindu-budha, yakni sebagian besar berkembang melalui pergaulan
antar para pedagang dari berbagai bangsa maupun antar pedagang dengan penduduk
setempat. Para pedagang islam yang datang dari Gujarat,Persia dan arab
memanfaatkan kegiatan perdagangan untuk menyebarkan agama islam, agama islam di
perkirakan telah masuk ke Indonesia sejak abad ke-7 masehi. Contoh
peninggalan-peniggalan yang bercorak islam di antaranya; masjid, keraton, nisan
atau makam, kaligrafi dan sastra.
C. PENGARUH
KEDATANGAN BANGSA ASING TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL, BUDAYA DAN EKONOMI.
Pada abad ke-16,
bangsa eropa masuk ke Indonesia dengan latar belakang budaya dan segala bentuk
karakteristik yang berbeda. Hal ini berpengaruh besar terhadap perkembangan
social, budaya, ekonomi dan politik Indonesia. Beberapa perkembanga pada masa
colonial eropa secara umum dapat diperhatikan dari perkembangan masyraka,
kebudayaan, dan pemerintahan ketika
masa kolonil eropa di Indonesia, terdapat beberapa pemerintahan yakni
pemerintahan colonial belanda, pemerintahan colonial portugis, pemerintahan
colonial spanyol, serta pemerintahan colonial inggris. dengan kurun waktu
berkuasa berbeda-beda.
Ø Bangsa
portugis, kedatangan bangsa portugis ke Indonesia pada awalnya ingin berdagang
rempah-rempah dari malaka dan Indonesia namun setelah mengetahui malaka sebagai
Bandar yang sangat strategis dan ramai untuk perdagangan, portugis mulai
menguasai jalur perdagangan tersebut sehigga terjadi colonial di semenanjung malaka dan
kepulauan Maluku untuk memperoleh keuntungan yang besar, colonial portugis
melakukan monopoli di kepulauan tersebut.
Ø Bangsa
belanda, keberhasialan bangsa portugis menguasai jalur perdagangan seakan
menjadi daya tari bagi bangsa eropa lain untuk melakukan hal serupa, masa colonial belanda di Indonesia
berdasarkan catatan sejarah sejumlah pemerintahan colonial eropa di Indonesia,
belandalah yang paling dominan baikwilayah jajahanya, maupun aktivitas
perdaganganya.
Ø Bangsa
inggris, raffles atau pemerintah colonial inggris dalam menjalankan
pemerinthan di Indonesia mengadakan perubahan-perubahan seperti;
membagi pulau jawa menjadi 16 kerisidenan dan menjalankan pemerintahan
berdasarkan tiori liberalism. Raffles berkuasa sekitar 5 (lima) tahun di
Indonesia, ia menghasilkan buku yang berjudul “history of java”, kebun raya
bogor, menemukan bunga rafflesia arnoldi, dan mengembangkan karyanya dalam
bentuk museum, seperti museum etnografi, museum gedung gajah.
Namun
di sampang
itu pengaruh kedatangan bangsa asing di Indonesia juga dapat dilihat dari
proses dan pola innteraksi social baik yang berkenaan dengan gejala maupun
masalah, tidak dapat di pisahkan dari kondisi kependudukan, kondisi social dan
kondisi lingkungan. Sumber-sumber proses dan interaksi social ada beberapa
factor yang menyebabkan terjadinya proses interaksi social dalam kehidupan
bermasyrakat. Seseorang maupun kelompok yang mengadakan hubungan satu sama
lain, baik berupa interaksi sosial maupun komunikasi. Proses interaksi social
mengakibatkan terjadinya hubungan timbal balik didalam masyrakat yakni:
Ø Proses
interksi asosiatif yakni proses interaksi sosial yang membentuk kerjasama
(cooperation) berupa asimilasi dan alkulturisasi.
Ø Proses
interaksi disosiatif yang dapat berupa; persaingan karena perbedaan
(competition), maslah-maslah social (contravition), proses social dimana orang
atau kelompok berusaha memenuhi tujuan dengan jalan menentang pihak lawan
dengan ancaman atau kekerasan.
Ø Akomodasi
atau penyelesaian masalah yang dapat berupa;
ü paksaan
(coercion) yaitu berupa bentuk akomodasi yang terhadap kelompok masyrakat yang
lemah(minoritas) oleh kelompok masyrakat yang kuat(mayoritas).
ü Kompromi
merupakan bentuk akomodasi yang di gunakan oleh beberapa kelompok yang saling
memiliki pengertian.
ü Arbitrasi
merupakan bentuk akomodasi digunakan oleh pihak-pihak yang sedang berselisih
dalam proses mencari solusi dengan mendatangkan pihak ke tiga.
ü Mediasi
merupakan bentuk akomodasi yang digunakan oleh pihak-pihak yang sedang
berselisih dalam mencari solusi dengan mendatangkan pihak ke tiga yang netral
atau lebih di kenal dengan penasehat.
ü keinginan
dari beberapa pihak yang berselisih demi tercapainya persetujuan bersama.
ü Toleransi
merupakan bentuk akomodasi yang mengutamakan arti penting sifat tenggang rasa
yang tidak harus melalui prosedur yang formal.
ü Stalemate
(saling tidak berinteraksi) dengan maksud mengurangi ketegangan dengan bersifat
vakum.
ü Pengadilan
(adjudication) melalui peradilan dan sesuai hokum yang berlaku.
Kedatangan
bangsa asing Khusunya
eropa yang menguasai wilayah indonesi secara langsung dan tidak langsuang telah
mengakibatkan perkembangnya mata pencarian dan sector ekonomi Negara Indonesia.
Karena sebagai salah satu Negara agraris (kepulauan) terbesar di dunia,
penduduk Indonesia memiliki mata pencarian yang beragam salah satunya pertanian
dan perkebunan yang sangat berkembang pada masa colonial. Mata pencarian
penduduk sebagai berikut:
Ø Pertanian
yang berhubungan dengan usaha manusia untuk memanfaatkan sumberdaya lahan
dengan tujuan memperoleh hasil. Yang dapat berupa pemanfaatan lahan dengan;
persawahan, ladang, tegalan, perkebunan yang dapat memanfaatan lahan basah dan
lahan kering sesuai dengan keadaan goegrafis.
Ø Pertambangan
adalah rangkaian kegiatan mulai dari persiapan mengambil dan pemanfaatan barang
tambang baik berupa minyak bumi, gas alam, batu bara, logam mulia, dan
lain-lain. Di Indonesia di kenal 2 (dua) jenis pertambangan yaitu pertambangan
terbuka (tidak terlalu jauh dari permukaan bumi) dan pertambangan tertutup
(posisi barang tambang jauh dari permukaan bumi/dalam), serta di tinjau di mana
pertambangan berlangsug dibedakan menjadi; pertambangan lepas pantai(oof shore)
dan pertambangan di daratan (on shore).
Ø Perikanan
perikanan dikelompokan sebagai berikut;
ü Perikanan
darat: usaha pembudidayaan dan penangkapan ikan di darat atau air tawar.
ü Perikanan
laut: usaha pembudidayaan dan penagkapan ikan di laut.
Ø Kehutanan
adalh suatu usaha pengelolaan atau pemanfaatan hutan yang hasilnya dapat di
gunakan untuk memenuhi kebutuhan dan menigkatkan kesejahteraan manusia.
Ø Pariwisata
adalah suatu usaha untuk mengelola suatu tempat yang menarik untuk di kunjungi
, eksotis, dengan tujuan rekreasi atau memperdalam ilmu atau sambil
melaksanakan tugas pekerjaan. Di Indonesia dibedakan menjadi 2 (dua) jenis
pariwisata; pariwisata alam dan pariwisata buatan.
Kedatangan bangsa
asing di Indonesia yang menyebabkan berkembangnya mata pencarian dan penggunaan
lahan sangat mempengaruhi pola kegiatan ekomomi penduduk secara langsung yang
mengakibatkan adanya kesenjangan antara pola kegiatan ekonomi pendudukdi
pedesaan dan di perkotaan.
Pola kegiatan
ekonomi di penduduk di pedesaan, penduduk menggantungkan hidup pada alam atau
lapangan kerjanya bersifat agraris karena pada umumnya digunakan untuk
pertanian dan perkebunan serta sebagai penyedia bahan baku dalam menunjang
kelancaran kegiatan pokok ekomomi berupa produksi, distribusi, dan konsumsi.
Ciri-ciri pedesaan;
Ø Perbandingan
lahan dan manusia yang besar.
Ø Penduduknya
mengantungkan diri pada alam, kegiatan ekonomi agraris.
Ø Hubungan
antar penduduk yang akrab.
Ø Pandangan
hidup yang tidak variatif.
Ø Pemukiman
tersebar dalam lingkungan alam yang wajar.
Ø Sarana
dan prasarana yang sederhana.
Bentuk
penggunaan lahan dan pola ekonomi di perkotaan, ciri-ciri;
Ø Lingkungan
yang tertata dengan bangunan yang rapi.
Ø Jumlah
penduduk banyak dan padat.
Ø Penduduknya
bersifat materialistis dan mata pencarian non agraris.
Ø Hubungan
antar peduduk kurang akrab.
Kedatangan bangsa asing di
Indonesia yang membentuk colonial dalam menguasai jalur perdagangan yang secara
langsung berimbas pada kegiatan pokok ekonomi , kegiatan pokok ekonomi
merupakan rangkaian kegiatan yang saling mempengaruhi dan berkaitan antara
produksi, konsumsi dan distribusi.
Ø Kegiatan
produksi merupakan suatu usaha manusia untuk menghasilkan, menciptakan atau
menembah nilai guna suatu barang dan jasa.
Ø Kegiatan
distribusi merupakan kegiatan untuk menyalurkan atau kegiatan untuk menembus
pasar agar bisa di konsumsi oleh konsumen atau masyrankat.
Ø Kegiatan
konsumsi merupakan suatu kegiatan menggunakan atau menghabiskan nilai guna
suatu barag dan jasa.
Asfek-asfek yang terpengaruh oleh
perubahan pokok ekonomi:
asfek negative
dari perilaku konsumtif jika di lihat dari asfek negatifnya antara lain sebagai
berikut; mengkondisikan manusia berperilaku boros, menghabiskan sumberdaya alam
yang tidak dapat di perbaharui, memiliki sifat yang cendrung sulit di
tinggalkanya, hidup berpoya-poya hedonesme yang dapat menimbulkan kecemburuan
social,tidak memiliki keinginan untuk menabung atau berinvestasi.
Asfek jumlah dan
mutu hasil produksi kebutuhan manusia yang setiap saat bisa bertambah dan
beraneka ragam sehingga perlu di imbangi dengan peningkatan jumlah dan mutu.
Adapun yang dapat dilakukan oleh
produsen untuk menigkatkan jumlah dan mutu diantaranya;
Ø Intensifikasi
adalah upaya untuk menigkatkan jumlah dan mutu hasil produksi dengan cara
memberdayakan kemampuan yang tersedia tanpa menambah paktor produksi.
Ø Ekstensifikasi
adalah upaya untuk menigkatkan jumlah dan mutu barang dan jasa hasil produksi
dengan cara menambah atau memperluas area factor produksi.
Ø Spesialisasi
adalah upaya untuk meningkatkan jumlah dan mutu hasi produksi dengancara
pembagiantugas pegawai sesuai dengan keahlianya.
Asfek-asfek
system distribusi;
Ø System
distribusi langsung yaitu menyalurkan langsung dari produsen ke konsumen tampa
melalui prantara.
Ø System
distribusi secara tidak langsung yaitu menyalurkan barang melalu prantara
seperti grosir, agen dan pengecer.
Berkembannya
pola kegiata ekonomi penduduk dan pemanfaatan lahan higga berakibat pada
perkembangan usaha dan perusahaan atau badan usaha.
Usaha merupakan usaha yang di
lakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan.
Perusahaan atau badan usaha
merupakan suatu kesatuan yuridis ekonomi perusahaan atau gabungan dari beberapa
perusahaan yang didirikan secara efektif dan efisien untuk mencari keuntungan
atau laba. Jenis badan usaha di kelompokan sebagai berikut;
Perusahaan perseorangan, firma
(FA), persekutuan komanditer (CV), perseroan terbatas (PT).
Sedangkan menurut kepemilikanya
badan usaha dibedakan menjadi, badan usaha milik swasta(BUMS), dan badan usaha
milik Negara (BUMN).
Sedangakan perusahaan merupakan unit
pelaksana ekonomi dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada dan dapat di gunakan
untuk menghasikan barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan manusia. Jenis-jenis
perusahaan di bedakan berdasarkan jenis usaha sebagai berikut; perusahaan
bidang ekstraktif (mengambil kekeyaan alam secara langsung), perusahaan bidang
agraris, perusahaan bidang peternakan, perusahaan bidang ekonomi (mengolah),
perusahaan bidang perdagangan dan perusahaan jasa.
8. Alokasi Waktu
1 x 15
menit
9. Metode Pembelajaran
Belajar kelompok (koperatif learnig)
1. Kegiatan pembelajaran
|
No
|
Langkah
Dalam pembelajaran
|
Waktu
|
|
1.
|
PENDAHULUAN
|
2
|
|
2.
3.
|
INTI
A. Eksplorasi
( manfaat )
1. Melalui
pembagian kelompok siswa diharapkan dapat mengetahui tujuan
bangsa asing, pengaruh-pengaruhnya di indonesia.
B. Elaborasi
: (Perluasan wawasan)
1.
Guru menjelaskan
arah materi dengan mengangkat masalah-masalah sosial dan siswa mempelajari stimulasi tersebut yang berhubungan dengan hubungan dan pengaruh pemerintahan kolonial.
2.
Guru membagi siswa kedalam kelompok
yang beranggotakan 5 orang, dan siswa diminta memainkan
analisis mereka dengan argumentasi yang logis.
3.
Guru meminta salah satu orang
siswa dalam satu kelompok untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka.
4.
Kelompok yang lain mengamati dan
menyimak peran kelompok yang maju.
5.
Setiap kelompok
menyimpulkan peran masing-masing kedalam lembar kerja yang berisikan tanggapan, pertanyaan atau saran yang akan
diserahkan.
|
10
|
|
B. Konfirmasi
( umpan Balik ).
1.
Guru memberi kesempatan kepada siswa
untuk bertanya, hal-hal yang berkenaan dengan
analisis individu maupun kelompok mereka yang belum
dimengerti.
2.
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk
merefleksi mengenai proses pembelajaran
|
|
|
|
PENUTUP
1. Guru
bersama-sama siswa merangkum materi yang sudah di ajarkan
2. Guru
melakukan evaluasi dalam bentuk post test.
3. Guru
memberi arahan untuk membaca materi yang akan di pelajari minggu depan.
4. Guru
menutup pelajaran dengan salam dan doa.
|
3
|
|
|
|
Jumlah
|
15
|
10. Penilaian Hasil Belajar.
A. Prosedur : Tertulis.
1. lampiraan soal;
a.
Sebutkan tujuan dan pengaruhnya
kedatangannya terhadap persebaran agama di Indonesia? *(score 4)
b.
Sagaimana proses
interaksi-interaksi social yang terjadi dari kedatangan bangsa asing
diindonesia? *(score 2)
c.
Jelaskan pengaruh dan
dampak kedatangan bangsa asing diindonesia dalam bidang ekonomi? *(score 4)
B. kunci jawaban dan instrumen penilaian.
1. kunci jawaban
a. Pada awalnya tujuan bangsa asing ke indonesia adalah
untuk berdagang, namun seiring berjanya waktu tujuan itu berubah mengarah pada sistem
monopoli perdagangan dan kolonialisme sehingga dalam perkembanganya bagsa asing
yang berdagang dan menetap di indonesia itu memunculkan multi tafsir di
kalangan bangsa pribumi (indonesia), ada
yang sangat menentangnya, ada yang menerimanya, adapula yang tidak memberikan
tanggapan apapun, tanpa disadari terlepas dari sudut pandang geografis inilah
yang sedikit banyak telah menyebabkan pluralisme budaya, ras, dan kepercayaan
di indonesia, dalam hal ini perkembangan kepercayaan misalnya kedatangan bagsa
asing di indonesia telah menyebabkan berdiri gagahnya kerajaan-kerajaan
bercorak hindu, budha, dan islam.
b. Dikarenakan oleh adanya tindakan masyrakat yang
disosiatif dan asosiatif, menolak dan menerima kedatangan bangsa asing di indonesia
menyebabkan hubungan masyrakat pribumi dengan bangsa asing mulai lebih intensif,
ini melahirkan berbagai proses sosial yang tercermin dari penerimaan paham dan
budaya, pembauran paham dan budaya, serta pembentukan paham dan budaya baru
sebagai akibat dari tindakan disosiatif (penolakan).
c. Dalam bidang ekonomi memang tidak terlalu terasa
dampaknya bagi perekonomian kita sekarang namun tidak di pungkiri bahwa monopoli
ekonomi masih terjadi, sepeti di bidang pertanian yang di kuasai tengkolak, bidang
jasa di kuasai calo, jasa keuangan di kuasai rentenir dengan bunga selangit, perdagangan
internasional di kuasai para kartel. namun pada masa pemerintahan colonial
asfek ekonomi paling terasa, sebagai akibat pemberlakuan monopoli ekonomi yang
diberlakukan oleh pemerintah kolonial, pencekalan berbagai produk pangan,
rempah-rempah sangat memukul wajah perekonomian rakyat pada masa itu sehingga
menimbulkan kesenjangan sosial antara bangsa pribumi dan bagsa asing.
2. instrumen penilaian.
|
Soal
|
score
|
|
1
|
40
|
|
2
|
20
|
|
3
|
40
|
|
Total
|
100
|
11. Sumber
belajar
a. Buku ajar IPA TERPADU SMP tahun?, kelas VII, semester 1 dan 2, Halaman?.
b. media; buku, papan tulis.
LEMBAR
PENGESAHAN
Pontianak, 16 mei 2013
Mengetahui:
Kepala Sekolah Guru
Mata Pelajaran
……………………………………. ……………………………..
NIP NIM